11 Apr

Homeschooling Surabaya-Homeschooling Pena

Bagaimana Menumbuhkan Semangat Belajar pada Anak? Dalam pertumbuhannya, anak akan berinteraksi dengan orang-orang terdekatnya baik itu orangtua, saudara-saudaranya, maupun teman-temannya. Dalam tahap pertumbuhan anak inilah yang biasanya terdapat kekeliruan dalam mendidik. contohnya seperti ketika orang tua membentak dan melarang anaknya karena  melakukan suatu hal atau yang lainnya. Perlu diketahui itulah cara yang kurang tepat dalam mendidik anak, karena kekeliruan tersebutlah anak cenderung menjadi takut bahkan malas untuk belajar.

Lalu, bagaimana cara agar dapat menumbuhkan semangat belajar pada anak?
1. Jadi Teladan Anak

Pada dasarnya setiap anak senang meniru, yang perlu dilakukan para orangtua adalah menjadi contoh/teladan yang baik bagi mereka. Bukan menyuruh anak tidak menonton televisi, tapi cobalah untuk membaca di jam jam belajar. Pasti anak pun akan mengikuti kebiasaan tersebut. karena pendidikan pertama bagi seorang anak adalah keluarga.

2. Tidak Berkata Kasar Ketika Memarahi
Untuk membuat anak semangat belajar bukanlah dengan cara memaksa anak belajar kemudian memarahi dengan kata-kata kasar. Karena cara tersebut justru cenderung akan membuat seorang anak menjadi pendiam, penakut, dan kurang percaya diri.

3. Pembelajaran Bermakna
Pada umumnya setiap anak tidak mengetahui apa gunanya belajar materi tertentu, atau kenapa belajar mata pelajaran tertentu. Maka dari itu, jelaskanlah kepada anak bahwa setiap mata pelajaran di sekolah yang di pelajari memiliki kegunaan atau manfaat yang berbeda-beda untuk kehidupan. Dengan mengetahui manfaat dari belajar anak akan lebih terpacu semangatnya untuk belajar.

4. Ketahui Gaya Belajar Anak
Setiap anak itu unik. Memiliki gaya belajar uang berbeda-beda antara anak satu dengan yang lainnya. Maka dari itu, penting para orangtua mengetahui tipe gaya belajar anak. Bila anak senang belajar dengan cara visual tentu orangtua harus lebih kreatif agar anak semangat belajar. Misalnya dengan menyediakan sumber belajar melalui video pembelajaran interaktif. Tentu cara ini akan tidak efektif bila diberikan kepada anak yang memiliki gaya belajar kinsestetik. Maka dari itu penting sekali, orangtua mengetahui gaya belajar anak.

5. Berikan Reward
Reward dalam bentuk hal-hal kecil juga akan memiliki banyak arti bagi seorang anak. Mereka akan merasa, setiap usaha keras mereka dihargai. Maka dari itu, berilah pujian ataupun hadiah-hadiah kecil untuk setiap usaha keras ataupun prestasi yang telah mereka raih. Hal tersebut akan membuat anak lebih bersemangat lagi untuk menciptakan prestasi berikutnya.

Baca juga ‘Penyebab Utama Anak Berperilaku Kasar’

semoga bermanfaat..

Leave a Comment