• 031-8299413 / 081234441997

28 Nov

Foto : Kesekolah.com

Homeschooling Pena Surabaya, 28 November 2017

Memiliki anak merupakan dambaan dari setiap orang tua. Hal ini adalah salah satu unsur yang dibutuhkan dalam sebuah keluarga. Sebagai orang tua memiliki sejumlah cita-cita atau harapan agar kelak anak-anak dapat hidup mandiri, berguna dalam kehidupan bermasyarakat dan yang paling penting dari itu semua adalah dapat berbakti pada orang tua dan agama.

Sebuah kewajiban bagi orang tua dalam mendidik anak, supaya kelak nanti sesuai apa yang diharapkan. Dengan berbekal ilmu dan taat kepada ajaran agama yang dianut, tidak melanggar ajaran-ajaran atau norma-norma hukum di masyarakat dibutuhkan ketekunan dan tekat bulat untuk membekali pada anak-anak. Setiap diri masing-masing orang tua tentunya memiliki jalan atau cara tersendiri dalam mendidik anak-anak mereka untuk mejadi yang terbaik. Yang mana harus diakui sebagai orang tua bahwa pembekalan anak-anak untuk dapat hidup mandiri, untuk dapat diterima kehidupannya di masyarakat adalah berawal dari keluarga.

Beberapa cara dalam mendidik anak yang baik dan positif:
1. Ajarkan pada anak sedini mungkin untuk menyayangi dan menghargai diri sendiri
Sangat penting untuk diawali dalam proses pembelajaran bagi anak-anak untuk belajar menyayangi dan menghargai dirinya sendiri. Banyak cara yang dapat anda contohkan kepada anak-anak supaya dapat menghargai satu sama lain.

2. Menjadi pendengar yang baik
Hal ini tidak mudah bagi orang tua menjadi pendengar yang baik. Sebagai orang tua sering memberi nasehat-nasehat, saran dan lain sebagainya yang mana sebenarnya anak-anak juga berhak untuk angkat bicara. Mencoba menahan diri tanpa harus menghakimi, dan membuka hati untuk mendengarkan isi hati anak-anak dengan kasih sayang.

3. Meluangkan waktu yang berkualitas disetiap harinya
Contohnya: mengajak nyanyi bersama, mengajak canda tawa atau mungkin mengajak anak pergi bersama-sama dihari libur, ini dapat dijadikan sebuah moment dalam keluarga.

4. Memberi penghargaan kepada anak-anak
Mulailah pada diri anda sebagai orang tua untuk memberikan reward atau penghargaan yang sederhana atau yang paling kecil sekalipun atas pencapaian dan keberhasilan anak-anak dengan tujuan untuk lebih bangkit dan termotivasi kembali. Selain sebuah keberhasilan anak-anak, kegagalan pun sepatutnya harus diberikan semangat agar anak-anak terus bangkit dari kegagalannya. Berilah pujian dan pengakuan secara tulus, karena penghargaan adalah diberikan atas tindakan yang telah dilakukan bukan pada prestasi yang dicapai.

5. Disiplinkan anak dengan rasa hormat
Ini mendidik anak untuk bertanggung jawab, respek, dan pengendalian rasa amarah. Berikan konsekuensi yang wajar dari pelanggaran dengan tujuan untuk mengajarkan tanggung jawab. Janganlah memarahi apalagi mempermalukan anak di depan orang lain atas kesalahan yang diperbuat. Hal ini mendidik anak-anak agar tetap respek dengan satu sama lainnya. Orang tua juga meminta maaf bila melakukan kesalahan atas pelanggaran atau janji yang kurang ditepati. Tanamkan kepada anak, janganlah takut untuk sebuah kesalahan, karena kesalahan adalah sebuah proses pembelajaran.

6. Tanamkan nilai-nilai kejujuran dan saling membantu
Tunjukkanlah dalam keseharian anda sebagai orang tua agar selalu konsisten dengan nilai-nilai ini. Libatkan juga anak-anak dalam kegiatan sosial yang secara rutin yang dilakukan orang tua. Lambat laun akan tumbuh karakter positif yang kuat dalam diri mereka.

Cintailah anak anda dengan tulus tanpa syarat, dan ungkapkanlah besarnya kasih sayang anda tersebut kepada anak. Anak yang berada dalam kasih sayang yang tulus akan tumbuh dengan lebih bergembira, percaya diri, menyenangkan, serta dapat diandalkan.

Sumber: Josua M

Leave a Comment

Loading...